Slider

Gambar tema oleh kelvinjay. Diberdayakan oleh Blogger.

Video

Berita

Nasional

Teknologi

Opini

Agama

» » » » » » MPR Siap Berinovasi di Medsos


Bukittinggi: Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) siap berinovasi di media sosial (medsos) untuk menyosialisasikan Empat Pilar Kebangsaan yang menjadi tugas pokoknya. Medsos diharapkan bisa memudahkan pemahaman dan penghayatan masyarakat akan Pancasila, UUD 1945, Bhinneka Tunggal Ika, dan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

Kepala Biro Humas MPR Siti Fauziah mengatakan Sekretariat Jenderal MPR sudah melakukan berbagai cara untuk memasyarakatkan Empat Pilar.

Namun, hasilnya belum memuaskan. MPR berharap Empat Pilar semakin membumi di semua lapisan masyarakat. Dan melalui medsos ini sosialisasi yang lebih luas memungkinkan untuk dilakukan," kata Siti saat mengisi acara 'Media Expert Meeting MPR', di Bukittinggi, Sumatera Utara, Sabtu, 24 Maret 2018.

'Media Expert Meeting MPR' diikuti 30 pimpinan media nasional, baik media cetak, online, maupun televisi. Pertemuan ini membahas seberapa efektif media sosial bisa mendorong sosialisasi Empat Pilar.

"Biro Humas MPR perlu mendengarkan masukan pimpinan media, terutama untuk mengurangi risiko yang mungkin terjadi jika memaksimalkan medsos,” ujar Titi, sapaan akrabnya.

Medsos kerap menjadi pisau bermata ganda. Di satu sisi memiliki penetrasi yang masif terhadap informasi. Namun, di sisi lain justru akan menjadi bola liar. Namun, Titi yakin medsos akan menjadi sarana sosialisasi yang efektif jika dikelola dengan bijak dan benar.

"Tuntutan untuk membumikan Empat Pilar semakin besar. Karena itu, Sekretariat Jenderal MPR berpikir memanfaatkan media sosial. Diharapkan pesan-pesan Empat Pilar bisa secara masif diterima masyarakat" katanya.

Setjen MPR yakin medsos sangat cocok menjadi alternatif membantu MPR menyiarkan pesan Empat Pilar. Karena, menurut Titi, pesan yang dikirim melalui medsos bisa diterima masyarakat dalam jumlah yang sangat besar.

Jurnalis dari Harian Koran Jakarta, Khairil Huda, setuju medsos bisa mendongkrak sosialisasi. Namun, kata dia, pemakaiannya harus sangat bijak. "Jangan sampai menjadi bola liar yang justru digoreng menjadi sosialisasi yang negatif. Ini tentu akan merugikan institusi MPR," katanya.

Jurnalis Antara, Jaka Suryo, mendorong MPR untuk menggerakkan siswa maupun masyarakat yang sempat mendapat sosialisasi Empat Pilar. "Para siswa itu sangat berpotensi untuk menjadi agen MPR menyosialisasikan Empat Pilar di medsos," kata dia.

Ia juga mengingatkan mengenai konten yang harus inovatif. "Harus ada SDM khusus yang memikirkan konten agar menarik dan tak membosankan. Apalagi selama ini konten Empat Pilar terasa berat," kata dia. (metrotvnews)

«
Next
Posting Lebih Baru
»
Previous
Posting Lama

Tidak ada komentar:

Leave a Reply